Rabu, 23 Januari 2019

Agar Anda Tidak Dikibuli Saat Beli Mobil Bekas


Memiliki sebuah mobil pribadi yang terparkir rapi di halaman depan rumah kiranya menjadi suatu impian khalayak masyarakat saat ini. Selain membantu pekerjaan, mobil juga turut meningkatkan status sosial seseorang di dalam kehidupan suatu masyarakat, khususnya pedesaan.
Saat ini, mobil pribadi seperti kebutuhan pokok bagi sebagian orang. Membeli sebuah mobil baru kiranya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki kelebihan rejeki, mengingat harga mobil baru rata-rata saat ini telah melonjak naik, seharga seratus lima puluh juta ke atas. Tingginya nilai rupiah yang harus ditebus untuk sebuah mobil, ternyata tidak menyurutkan keinginan masyarakat untuk memilikinya. Sebagian dari mereka pun menempuhnya dengan cara membeli mobil bekas, baik secara cash maupun kredit.
Membeli mobil bekas tentu harus secara hati-hati, tidak terburu-buru. Banyak sekali didapati korban-korban pembeli mobil bekas yang menyesal di kemudian hari setelah gegabah membeli mobil bekas tanpa perhitungan yang matang. Demi menghindari hal tersebut, yuk simak beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam membeli mobil bekas.

Menanyakan Kelengkapan Catatan Servis Mobil

Track record service dari suatu mobil sangat penting diperhatikan, karena mobil yang dirawat dengan baik akan memiliki kondisi yang lebih prima. Mobil yang diservis secara berkala sedikitnya mencerminkan kepribadian pemilik sebelumnya yang menjaga dan merawat kondisi mobil. Apabila memungkinkan, hendaknya Anda pilih mobil yang diservis di bengkel resmi, berdasar catatan dari buku servisnya, dengan begitu Anda dapat melanjutkan pembeliannya.

Memperhatikan Aksesoris dan Interior Mobil Mendetail

Di kala Anda melirik pada suatu mobil bekas yang ingin Anda bawa pulang, hendaknya Anda pertama kali untuk memeriksa bagian interior mobil. Banyak sekali komponen interior mobil yang perlu dicek secara mendetail, untuk menguji keberfungsian komponen interior mobil seperti AC, sistem audio, dan switch lampu, sabuk pengaman dan sebagainya.
Setelah itu, duduklah sejak di semua bagian jok depan maupun belakang, guna mengetahui kualitas jok itu sendiri sambil sedikit demi sedikit mengendus aroma interior mobil. Tak lupa, hendaknya mengecek kondisi dashboard, plafon dan karpet ya.

Cek Eksterior Mobil

Eksterior atau biasa disebut bagian luar mobil turut menjadi pusat perhatian Anda. Bagaimana tidak, tentu Anda ingin membeli mobil dengan kondisi body yang masih mulus sekalipun itu bekas, bukan? Dengan begitu, hendaknya Anda tidak bosan untuk mengecek kondisi body mobil secara menyeluruh. Pastikan komponen seperti pintu, kap mesin, cat dan kaca mobil dalam kondisi baik.

Pastikan Kondisi Mesin

Beranjak ke tahap selanjutnya, bukalah kap mesin untuk melihat kondisi mesin mobil. Anda harus memastikan bahwa mobil tersebut dapat dengan mudah di-starter. Cobalah hidupkan mesin, lalu pastikan juga suara mesin tidak terdengar kasar. Selain itu, penting juga untuk mengecek apakah mesin mengalami kebocoran atau tidak. Guna meyakinkan diri Anda, mintalah ke pihak showroom untuk keliling-keliling sebentar bersamanya ya.

Memastikan Kelengkapan Surat-surat Kendaraan

Setelah Anda selesai memeriksa kondisi mobil lalu Anda pun merasa cocok dengan mobil tersebut, maka sebelum melakukan pembayaran, periksalah terlebih dahulu kelengkapan surat kendaraan, seperti STNK, BPKB dan Faktur. Jika sudah lengkap, pastikan kembali data-data yang tertera pada surat tersebut dengan mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin mobil, pastikan fisik mobil sesuai dengan surat-surat ya. Anda wajib untuk memastikan bahwa mobil yang akan Anda bawa pulang itu memiliki BPKB dan STNK dengan nama asli pemiliknya.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar