Rabu, 14 Maret 2018

Ini 3 Komposisi pada Popok Bayi dan Manfaatnya

Tags

Dalam menggunakan popok bayi tidak hanya ukuran dan cara memakai popok yang perlu Anda ketahui. Tetapi juga apa saja komposisi dan manfaat yang terdapat di dalam popok. Pengetahuan ini bermanfaat untuk Anda yang menggunakan popok sekali pakai bagi bayi Anda.

1. Di Dalam Popok Terdapat Bagian Penyerap

Pada popok terdapat bagian dalam yang berfungsi sebagai penyerap yang disebut material berbulu. Material ini terbuat dari bubur kayu yang berfungsi untuk mendistribusikan cairan urine, sehingga bisa dilanjutkan ke Super Absorbent Polymer. 

Super Absorbent Polymer ini merupakan kristal kimia yang berfungsi untuk menyerap dan menjebak cairan di bagian tengah popok. Sehingga tidak mudah terjadi kebocoran pada popok yang digunakan bayi Anda. Selain itu komposisi yang dimiliki popok adalah Polylactic Acid yang bermanfaat sebagai lapisan luar dari popok yang tahan terhadap cairan urine.

2. Mengandung Hidrogel yang Berbentuk Gel

Pada popok bayi terdapat hidrogel yang berbentuk gel yang memiliki beberapa manfaat yaitu pertama, untuk menyerap cairan urine dan menahan cairan pada popok agar tidak bocor. Kedua,  hidrogel berguna untuk membuat popok menjadi tebal sehingga memberikan kelembutan dan kenyamanan saat dipakai. 

Ketiga, hidrogel berguna untuk mengurangi kelembapan pada kulit bayi sehingga mencegah ruam yang dapat terjadi. Jenis hidrogel yang sering digunakan bernama sodium polyacrylate dengan daya serap 30 kali lipat dibandingkan berat popoknya.

Dalam dokumen dari Occupational Safety and Health Administration di Amerika, bahan ini aman dengan bebas dari racun. Kandungan sodium polyacrylate ini tidak larut di dalam air dan mempunyai distribusi ukuran partikel yang sempit.

3. Absorbent Gelling Material dengan Keunggulannya

Pada popok terdapat Absorbent Gelling Material yang membuat popok berbentuk pori. Fungsi dari Absorbent Gelling Material yaitu pertama, untuk mengurangi gesekan pada kulit bayi. Kedua, memiliki manfaat unggul yaitu dapat memisahkan cairan urine dari feses dengan cepat.

Ketiga, berguna juga untuk menahan cairan pada matriksnya. Keempat, Absorbent Gelling Material bermanfaat untuk menjaga kestabilan PH pada popok sehingga dapat mencegah kekeringan dan iritasi. Kelima, dapat memberikan kelembaban alami pada kulit bayi. 

Jika popok bayi mengandung Absorbent Gelling Material maka Anda bisa melakukan penggantian setiap 2-3 jam sekali. Atau bisa juga dengan melihat perubahan warna yang terjadi pada popok karena cairan urine yang dikeluarkan bayi Anda. 

Kandungan yang berbahaya di dalam popok bayi yaitu yang memiliki pewangi, pewarna popok, dan juga adanya klorin sebagai pemutih. Untuk itu Anda perlu berhati-hati dalam memilih popok sekali pakai untuk bayi Anda. Jangan sampai Anda mengabaikan kualitas dari popok hanya karena ingin mendapatkannya dengan harga yang murah. Cerdaslah dalam memilih untuk kenyamanan bayi.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar