Rabu, 21 Maret 2018

Pilihlah Jenis Asuransi Jiwa Yang tepat dan Terbaik

Tags
Kehidupan manusia selalu penuh dengan misteri serta dilema yang tidak dapat diramalkan. Hari ini Anda sehat, segar, bugar, tapi bisa saja esok Anda mendapatkan keadaan sulit sakit dengan tidak di duga. Buat mengantisipasi kemungkinan hal itu terjadi, maka Anda memerlukan asuransi yang akan sungguh-sungguh dibutuhkan buat melindungi Anda dari adanya masalah. Sekarang sudah bukan lagi masanya takut asuransi, pasal asuransi akan menjamin kehidupan.

Ibarat payung, asuransi benar-benar Anda butuhkan ketika adanya gangguan, namun kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepan apakah terdapat gangguan atau tidak. Salah satu asuransi yang populer di Indonesia yakni asuransi jiwa, disamping itu juga banyak keuntungan yang bagus dari segi ekonomi ataupun dari segi psikologi. Asuransi jiwa terbaik yaitu asuransi yang membagikan perlindungan baik terhadap individu ataupun keluarga dari dari kerugian financial yang tidak terduga, yang dikarenakan kematian, cacat seumur hidup, ataupun sudah tidak produktif lagi.

Bagi Anda yang sayang keluarga, asuransi ini sangat cocok, sehingga tidak terlalu mengagetkan kalau jumlah anggota asuransi jiwa dari tahun ke tahun terus menaik. Sekarang ini juga banyak produk asuransi jiwa yang dikombinasikan dengan asuransi kebugaran atau kesehatan buat membagikan perlindungan maksimal terhadap tertanggung. Oleh karena itu asuransi manakah yang pas dengan Anda serta keluarga Anda?

Berikut ini 2 (dua) jenis asuransi yang bisa anda pilih :

1. Asuransi Jiwa Dari Unit Link

Asuransi jiwa ini paling banyak ditawari dengan agen asuransi. Asuransi jiwa ini mempunyai 2 fungsi, ialah sebagai proteksi asuransi yang berfaedah serta sebagai investasi. Asuransi ini paling mahal dibandingkan asuransi lainnya, pasal asuransi ini lebih powerfull dalam membagikan proteksi terhadap Anda dan membagikan investasi yang cukup menjanjikan kepada Anda, sehingga membagikan keuntungan yang besar juga.

Asuransi ini cocok dengan anda yang ingin berinvestasi namun tidak bisa langsung setara dengan perlindungan jiwa dan inilah yang harus anda pertimbankan juga. Anda sesegera mungkin mencari tahu tentang seluk beluk asuransi ini, supaya tak adanya kesalahpahaman ketika mengajukan klaim. Kalau yang Anda inginkan adalah result dari investasi besar pilihlah asuransi ini, tetapi jika dibandingkan dengan investasi murni hal ini sungguh sangat berbeda dengan asuransi jenis ini. Jika anda lebih menitikberatkan kepada investasi maka ambilah investasi murni bukan asuransi.

2. Asuransi Seumur Hidup (Lifetime)

Asuransi jiwa ini membagikan pertanggungan seumur hidup, tetapi sekarang perusahaan asuransi melimit cuma hingga 100 tahun saja. Asuransi ini mempunyai kelebihan serta kekurangan. Kelebihannya ialah usia manusia jarang yang menempuh hingga 100 tahun, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan pertanggungan, serta pertanggungan tak akan hangus meskipun tidak adanya klaim sama sekali. Sehabis kontrak usai uang pertanggungan akan diberikan seluruhnya. Untuk pembayarannya sendiri setara layaknya asuransi jiwa yang dikerjakan secara per bulan, quarter, semester, serta per tahun. Umur pemegang polis antara 1 bulan hingga dengan lebih dari 70 tahun.

Adapun kelemahannya merupakan premi yang segera mungkin harus dibayarkan lebih tinggi dari Term Life, serta skor pertanggungannya lebih kecil dari Term Life, berkisar antara 150 juta – 500 juta. Tapi Anda tidak perlu khwatir karena anda akan menemukan uang tunai dari premi yang dibayarkan. Meskipun anda menemukan uang tunai dari premi yang dibayarkan, tetapi jumlahnya sangat kecil yaitu sekitar 4% dari jumlah premi per tahun. Hitungan inipun akan makin kecil lagi, karena Anda nanti akan mendapatkan pengurangan pajak. Asuransi jiwa ini sesuai bagi anda yang tidak mempunyai tanggungan serta tidak ingin merepotkan keuangan keluarga kalau seandainya meninggal.

Untuk itu telitilah dalam memilih, supaya dapat mematokkan asuransi jiwa yang pas bagi Anda, pelajari serta kenali faedah dari masing-masing asuransi tersebut. Setelah itu lihat juga kemampuan Anda secara financial buat membayar premi, kalau perlu jangan adanya persoalan dalam pembayaran premi asuransi jiwa sehingga nantinya akan menjadi masalah yang besar untuk anda.

Rabu, 14 Maret 2018

Cepat Tanggap Mengenali Gejala Anak Alergi Susu Sapi

Beberapa orang memang mempunyai alergi terhadap sesuatu termasuk alergi susu. Akan tetapi, alergi produk susu ini lebih banyak dialami oleh anak-anak, khususnya bayi. Penelitian yang telah dilakukan di berbagai negara menunjukkan bahwa alergi produk susu sapi dialami sekitar 2 persen bayi pada tahun pertama kehidupannya. Sekitar 1 – 7 persen bayi mengalami alergi pada protein hewani yang terdapat di dalam susu sapi. Kondisi alergi yang dialami bayi kemudian bereaksi pada sistem kekebalan tubuhnya. Bayi biasanya akan menampilkan gejala tertentu yang membuat tubuhnya lebih lemah dan terlihat lebih sakit-sakitan.

Mengapa bayi bisa mengalami alergi produk susu? 
Jika dijelaskan secara ilmiah, bayi memiliki sistem imunitas uang masih sangat rentan. Alergi susu sangat mungkin terjadi karena sistem imun menganggap bahwa kandungan protein pada susu sapi termasuk zat yang berbahaya. Secara alami, sistem imunitas tubuh akan memberikan reaksi sebagai bentuk perlawanan terhadap zat yang dianggap berbahaya. Reaksi tersebut seringkali menimbulkan gejala-gejala tertentu pada tubuh si kecil. Apa yang bisa orangtua lakukan untuk mengatasi hal ini? Jawabannya ada pada poin-poin berikut ini.

1. Lebih peka mengenali gejalanya

Gejala alergi terhadap produk susu hampir sama dengan gejala alergi pada makanan lain. Reaksinya bisa mempengaruhi kulit, saluran pencernaan, dan juga saluran pernafasan. Reaksi jangka pendek yang sering dialami bayi adalah gatal-gatal pada kulit. Lalu, reaksi jangka panjangnya adalah muncul asma atau nafas berbunyi, dermatitis (eksim kulit), perut kembung, diare, dan masih banyak yang lainnya. Setidaknya, ada tiga pola yang dialami bayi ketika alergi produk susu sapi.

Pola yang pertama adalah reaksi cepat. Biasanya, gejala alergi susu akan langsung terlihat dalam waktu 45 menit setelah si kecil mengonsumsi susu sapi. Waspadai bintik-bintik merah yang muncul. Rekasi alergi lainnya yang bisa muncul dalam waktu 45 menit setelah minum susu sapi adalah gatal-gatal pada kulit bayi, gangguan pernafasan (asma), sering bersin-bersin, gatal pada hidung dan mata, dan mata memerah.

Lalu reaksi sedang bayi yang alergi susu sapi akan terlihat antara 45 menit sampai 20 jam setelah si kecil mengonsumsi susu sapi. Gejala yang muncul dalam waktu ini adalah perut kembung, mual, muntah-muntah, atau diare. Orangtua harus cepat tanggap apabila bayi mengalami reaksi ini.

Reaksi lambat ditunjukkan dalam waktu lebih dari 20 jam setelah mengonsumsi susu. Tanda-tanda yang mungkin muncul adalah diare, sulit buang air besar, dan dermatitis (gangguan kulit). 

2. Lakukan Tes

Setelah orangtua menyadari bahwa anak-anak mungkin mengalami alergi susu, segeralah melakukan tes alergi di klinik kesehatan atau rumah sakit. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan kondisi si kecil. Dokter akan memeriksa darah, feses, dan juga akan melakukan tes alergi pada bayi. Jika hasilnya memang positif, Anda harus melakukan hal-hal lain supaya alergi yang dialami si kecil tidak semakin parah.

3. Ganti Susu Sapi dengan Susu Kedelai

Jika bayi Anda dinyatakan positif alergi susu sapi, Anda tidak perlu cemas. Anda hanya harus memikirkan alternatif lain agar nutrisi anak tetap terpenuhi dengan baik. Biasanya, bayi yang mengalami alergi produk sapi akan kekurangan protein, vitamin D, dan beberapa nutrisi lainnya. Anda harus segera memberikan alternatif lain kepada si kecil agar nutrisinya terpenuhi. Cara yang biasa ditempuh para orangtua yang memiliki bayi alergi produk susu sapi adalah dengan mengganti susu sapi ke susu kedelai. Susu kedelai juga kaya akan protein nabati yang baik untuk tubuh. Tak hanya itu, ada banyak kandungan vitamin dan nutrisi lainnya dalam susu kedelai. Susu kedelai bisa menjadi alternatif terbaik untuk anak-anak yang alergi produk susu.

4. Hindari Segala Macam Produk Olahan Susu

Jika anak positif mengalami alergi produk susu, orangtua harus benar-benar menjauhkan susu sapi dari si kecil, termasuk berbagai macam produk olahan susu, seperti keju dan yoghurt. Jangan memberikan makanan yang mengandung protein susu sapi supaya alerginya tidak kambuh lagi. Jika bayi masih mengonsumsi ASI, sang Ibu juga sebisa mungkin harus menjaduhi produk susu sapi karena protein pada susu sapi sangat mungkin bercampur dengan protein ASI.

Pada banyak kasus, bayi yang mengalami alergi susu sapi juga mengalami alergi terhadap berbagai makanan lainnya, seperti telur dan daging ayam. Kedua bahan makanan tersebut sama-sama mengandung protein hewani. Lakukan tes alergi yang menyeluruh supaya tahu kondisi bayi. Selain itu, Anda harus menjauhi segala jenis makanan yang dinyatakan sebagai pencetus alergi. Ganti nutrisi si kecil dengan makanan lain yang tidak ditolak oleh tubuh. Demikian adalah informasi yang bisa dijelaskan terkait alergi produk susu yang dialami oleh si kecil. Semoga bermanfaat!

Ini 3 Komposisi pada Popok Bayi dan Manfaatnya

Tags
Dalam menggunakan popok bayi tidak hanya ukuran dan cara memakai popok yang perlu Anda ketahui. Tetapi juga apa saja komposisi dan manfaat yang terdapat di dalam popok. Pengetahuan ini bermanfaat untuk Anda yang menggunakan popok sekali pakai bagi bayi Anda.

1. Di Dalam Popok Terdapat Bagian Penyerap

Pada popok terdapat bagian dalam yang berfungsi sebagai penyerap yang disebut material berbulu. Material ini terbuat dari bubur kayu yang berfungsi untuk mendistribusikan cairan urine, sehingga bisa dilanjutkan ke Super Absorbent Polymer. 

Super Absorbent Polymer ini merupakan kristal kimia yang berfungsi untuk menyerap dan menjebak cairan di bagian tengah popok. Sehingga tidak mudah terjadi kebocoran pada popok yang digunakan bayi Anda. Selain itu komposisi yang dimiliki popok adalah Polylactic Acid yang bermanfaat sebagai lapisan luar dari popok yang tahan terhadap cairan urine.

2. Mengandung Hidrogel yang Berbentuk Gel

Pada popok bayi terdapat hidrogel yang berbentuk gel yang memiliki beberapa manfaat yaitu pertama, untuk menyerap cairan urine dan menahan cairan pada popok agar tidak bocor. Kedua,  hidrogel berguna untuk membuat popok menjadi tebal sehingga memberikan kelembutan dan kenyamanan saat dipakai. 

Ketiga, hidrogel berguna untuk mengurangi kelembapan pada kulit bayi sehingga mencegah ruam yang dapat terjadi. Jenis hidrogel yang sering digunakan bernama sodium polyacrylate dengan daya serap 30 kali lipat dibandingkan berat popoknya.

Dalam dokumen dari Occupational Safety and Health Administration di Amerika, bahan ini aman dengan bebas dari racun. Kandungan sodium polyacrylate ini tidak larut di dalam air dan mempunyai distribusi ukuran partikel yang sempit.

3. Absorbent Gelling Material dengan Keunggulannya

Pada popok terdapat Absorbent Gelling Material yang membuat popok berbentuk pori. Fungsi dari Absorbent Gelling Material yaitu pertama, untuk mengurangi gesekan pada kulit bayi. Kedua, memiliki manfaat unggul yaitu dapat memisahkan cairan urine dari feses dengan cepat.

Ketiga, berguna juga untuk menahan cairan pada matriksnya. Keempat, Absorbent Gelling Material bermanfaat untuk menjaga kestabilan PH pada popok sehingga dapat mencegah kekeringan dan iritasi. Kelima, dapat memberikan kelembaban alami pada kulit bayi. 

Jika popok bayi mengandung Absorbent Gelling Material maka Anda bisa melakukan penggantian setiap 2-3 jam sekali. Atau bisa juga dengan melihat perubahan warna yang terjadi pada popok karena cairan urine yang dikeluarkan bayi Anda. 

Kandungan yang berbahaya di dalam popok bayi yaitu yang memiliki pewangi, pewarna popok, dan juga adanya klorin sebagai pemutih. Untuk itu Anda perlu berhati-hati dalam memilih popok sekali pakai untuk bayi Anda. Jangan sampai Anda mengabaikan kualitas dari popok hanya karena ingin mendapatkannya dengan harga yang murah. Cerdaslah dalam memilih untuk kenyamanan bayi.

Kamis, 08 Maret 2018

Syarat Pemilih Pada Pemilu Kada 2018

Tags

Tahun 2018 merupakan tahun pilkada untuk Indonesia. Beberapa pemilihan daerah akan digelar secara serentak. Salah satu syarat terlaksananya pemilihan kepala daerah secara serentak ini tentunya dengan adanya pemilih. Fungsi dari pemilih dalam pilgub adalah untuk memberikan suara kepada calon yang dijagokan untuk memimpin daerah tempat mereka tinggal. Namun, tidak lantas sembarangan orang dapat menjadi pemilih dan memberikan suaranya pada gelaran pemilihan gubernur. Para pemilih harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk dapat memberikan suaranya secara sah kepada calon yang diinginkan, yakni :

1. Berstatus WNI

Pemilih wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan melalui beberapa dokumen, utamanya KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Jika berstatus sebagai Warga Negara Asing, maka dia tidak memiliki hak pilih.

2. Domisili asli daerah tersebut

Khusus untuk pilgub, pemilih baru akan diberikan hak pilih bila domisili yang tertera pada KTP beralamatkan daerah tersebut. Bila alamat yang tertera di KTP berbeda dengan daerah tempat tinggal saat ini, maka secara otomatis pemilih harus mengikuti pemilihan kepala di daerah asal sesuai identitas pengenal.

3. Cukup umur

Mengingat syarat untuk menjadi pemilih salah satunya adalah dengan memiliki KTP, maka secara otomatis mereka yang berusia di bawah tujuh belas tahun dan tidak atau belum memiliki kartu identitas penduduk tersebut tidak akan terdaftar sebagai calon pemilih. Secara psikologis, pemilih yang sudah berusia tujuh belas tahun dianggap cukup matang untuk memberikan suara secara independen dengan sedikit sekali kemungkinan terpengaruh oleh orang lain.

Tugas Pemilih 

Banyak orang berpikir bahwa tugas pemilih sangat sederhana, yakni cukup memberikan suara kepada pasangan calon yang dikehendaki untuk memenangkan pemilu. Namun, sebenarnya pemilih memiliki kewajiban lebih dari itu. Dengan kata lain, pemilih diwajibkan untuk berperan lebih aktif dalam gelaran pemilu maupun pilgub dengan melakukan hal-hal berikut ini :
  • Pemilih wajib untuk melakukan observasi kepada para pasangan calon sebelum menjatuhkan pilihan kepada salah satunya. Observasi tersebut meliputi kepribadian, rekam jejak, dan utamanya visi serta misi dari para bakal calon untuk daerah tersebut apabila terpilih nanti. Dengan demikian, pemilih dapat memberikan suara kepada pasangan yang tepat untuk mewujudkan masa depan daerah yang lebih baik.
  • Pemilih harus bersikap jujur dan menolak segala bentuk money politic yang menjadi salah satu metode pasangan calon untuk membujuk orang-orang memberikan suara kepada mereka. Jika perlu, apabila pemilih mengetahui terjadinya praktek semacam itu, harus langsung melaporkannya kepada pihak berwenang, dalam hal ini KPU, untuk ditindaklanjuti. Sebab, dalam politik, uang merupakan tindakan yang dilarang dalam pemilu maupun pilgub dan telah diatur oleh undang-undang, sehingga pasangan calon yang melanggar dapat didiskualifikasi sekaligus menjalani proses hukum negara.

Hal Yang Perlu Diwaspadai Para Pemilih

Ketika gelaran Pilkada 2018 resmi dimulai, para pemilih yang merupakan tokoh sentral dalam penentuan hasil merupakan pihak yang harus sangat berhati-hati, karena para pasangan calon tidak akan tinggal diam dan cenderung melakukan banyak “serangan” untuk meraih simpati dan dukungan dari masyarakat.

1. Serangan Fajar

Salah satu jenis serangan yang paling populer setiap kali pemilu digelar adalah “serangan fajar”, di mana ketika para calon pemilih membuka pintu di pagi hari akan mendapatkan paket misterius di depan rumah. Kadang berupa amplop berisi uang dan nama pasangan yang harus dipilih saat pencoblosan sekaligus menjadi sponsor aksi tersebut, ada pula yang mengirimkan sembako lengkap dengan catatan untuk memilih bakal calon “penyumbang” kebutuhan-kebutuhan pokok itu. 

2. Black campaign

Kampanye hitam juga akan bermunculan ketika pilkada dimulai dan mencapai klimaksnya setelah gelaran selesai. Para pasangan calon saling berusaha menjatuhkan dengan fitnah-fitnah keji. Termasuk di dalamnya permasalahan pribadi maupun memanfaatkan unsur SARA yang sangat sensitif dan akhirnya menggiring opini publik yang merugikan kandidat lain. Sebagai pemilih harus pandai memilah informasi agar tidak sampai terpengaruh yang kemudian di lain hari baru diketahui berita tersebut tidak benar sama sekali. 

Partisipasi Aktif Pemilih Dalam Pemilu

Menilik pentingnya posisi pemilih dalam gelaran pemilihan kepala daerah serentak maka wajib pula bagi mereka untuk berperan aktif dalam proses pemilihan yang digelar. Hal pertama yang dapat mereka lakukan adalah mendaftarkan sendiri sebagai pemilih apabila warga lain sudah mendapatkan tanda pengenal pemilih dan menjadi satu-satunya yang belum memilikinya. Dengan mendatangi KPU setempat untuk mendaftar, maka panitia dapat melakukan pemeriksaan ulang dan akan memberikan tanda pengenalnya bila warga yang bersangkutan memenuhi segala persyaratan untuk menjadi pemilih. Sekaligus pula dapat memeriksa apakah terjadi sabotase sistem di mana seharusnya warga tersebut sudah mendapatkan tanda pengenal namun tidak sampai di tangan akibat dicurangi oleh oknum-oknum guna mengakali jumlah suara yang didapatkan oleh salah satu calon.

Bentuk partisipasi aktif yang kedua adalah dengan segera melaporkan bila menemukan tindakan pelanggaran pasangan calon, baik politik uang, kampanye hitam, maupun dari hal yang paling sederhana seperti tetap memasang atribut kampanye pada masa tenang yang jelas-jelas menyalahi aturan. Tindakan semacam itu banyak dilakukan secara gerilya oleh tim sukses pasangan calon, baik dengan atau tanpa persetujuan kandidat. Target utamanya adalah masyarakat, sehingga jelas bahwa hanya para oknum dan calon pemilih yang mengetahuinya. Jadi, hanya mereka juga yang dapat menangkap basah serta melaporkan tindak kecurangan tersebut kepada pihak pengawas dari KPU.

Langkah ketiga adalah dengan mengawal dari awal hingga akhir proses pemungutan serta penghitungan suara. Meskipun tidak bertindak sebagai saksi, pemilih juga sebaiknya mengikuti proses penghitungan suara yang dilakukan guna meminimalisir kemungkinan terjadinya kecurangan oleh oknum-oknum tertentu. Setelah penghitungan selesai hingga kemudian pemenang pilgub diumumkan secara resmi, para pemilih harus bersikap tetap netral dan tenang bila pasangan yang dijagokan tidak memenangkan pemilihan umum. Hal ini untuk mencegah terjadinya tindak anarkis juga dari para pendukung militan atau oknum-oknum yang dengan sengaja menyulut emosi massa karena tidak menerima kekalahan dalam pemilu yang diikuti tersebut. 

Kesimpulan

Daripada hanya menuntut dan menyalahkan pemerintah atas kebijakan ini dan itu, sebaiknya masyarakat berperan aktif pula dalam gelaran pemilu agar memiliki pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat. Tentu saja penting untuk memahami rencana jangka panjang dari calon pasangan jika berhasil duduk pada tampuk kepemimpinan. Pastikan bahwa rencana tersebut bukan sekedar janji kosong supaya dipilih oleh masyarakat. Jika perlu, para pemilih berhak mengajukan kontrak di dunia politik dengan pasangan calon yang menyatakan kesiapaan mereka untuk mundur dari jabatan bila segala ucapan selama masa kampanye tidak direalisasikan setelah beberapa lama periode jabatan berlangsung. Tidak ada yang salah bila pemilih mengajukan perjanjian hitam di atas putih yang memiliki kekuatan hukum guna mendapatkan hak-hak sebagai warga yang telah menyumbangkan suara kepada pasangan calon terpilih tersebut.